Rabu, 10 November 2010

akhirnya ngepost lagi hahaha

HANYA SEBUAH CERITA
Hai, perkenalkan namaku Azi Bondan Maharaja. Anak pertama dari tiga bersaudara yang semuanya laki-laki. Berhubung semuanya laki-laki, otomatis ibuku adalah wanita tercantik di rumah .
Sekarang aku sedang mengenyam pendidikan di Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, Jawa Tengah. Kampus kelas menengah yang selalu “dikecilkan” di mata universitas negeri di Indonesia. Ah aku tidak ambil pusing dengan hal itu. Karena, prinsipku bukan universitas yang membesarkan nama seseorang tapi orang itu sendiri yang membesarkan namanya plus nama almamaternya.
Oh ya, berhubung aku berasal dari Bekasi, kota pinggiran Jakarta, jadi agak kaku untuk berkomunikasi dengan kata ganti “aku dan kamu”, karena lebih nyaman dengan “gue dan elo” hahahaha…yah jadi harap maklum .
Okeh, kita mulai dari apa sih cita-cita gue dari kecil sampai sekarang. Layaknya anak kecil pada umumnya, gue punya cita-cita yang dipengaruhi sama lingkungan main gue. Dulu sekitar tahun 1998, pas ditanya sama guru kelas 1 sd gue, bu Khodijah, gue pengen jadi sarjana ekonomi. Ya, cita-cita yang simpel yang gue rasa dengan jadi seorang sarjana gue udah keren. Setiap ada form buat ngisi biodata, di baris cita-cita pasti gue isi dengan kalimat SARJANA EKONOMI .
Beranjak ke kelas tiga, cita-cita gue berubah. Gue mau jadi dokter. Ya, profesi yang rata-rata ditakutin anak kecil ini jadi obsesi gue diumur anak kecil kelas tiga sd. Cita-cita ini juga yang mengantarkan gue jadi peserta DOKTER KECIL tingakat kecamatan . Tapi ga sama kaya dokcil yang ada di tivi, gue sama anak-anak peserta ga make jas lab serba putih dan stetoskop ngelingker di leher. Mungkin itu upaya dramatisasi tivi kali ya hahahahaha….
Kelas empat gue sadar untuk jadi dokter harus jago pelajaran ilmu pasti a.k.a matematika dkk . Jujur, gue ga pernah klop sama mata pelajaran ini, atau yang lebih bener mata pelajaran ini yang ga pernah klop sama gue hehehe..
Akhirnya gue berganti haluan untuk menjadi sarjana pertanian. Gue ga tau kenapa kata-kata “sarjana” udah gue anggap keren . Obsesi gue pas mau jadi sarjana pertanian, gue adalah seorang yang suka sama kehijauan. Daun hijau, pohon rindang, sungai mengalair tenang, dan anak gadis yang mandi disitu .
Cita-cita ini bertahan sampai gue kelas satu sma. Kelas dua, gue pengen lagi jadi sarjana ekonomi. Padahal gue ga pernah ngerti sama pelajaran ekonomi. Kecuali satu, “kepuasan seseorang takkan pernah habis, tapi alat pemuas kebutuhan pasti akan habis”. Yah kalo gue ga puas gue nyalurin kemana ? hahahaha…
Kelas dua juga, gue ketemu sama bu putu. Guru PPKn yang selalu ngadain diskusi di sesi pelajarannya. Ga tau kenapa gue suka banget sama pelajaran ini. Malah pas kelas satu smp gue ngerasa murid terpandai di mata pelajaran ini. Perasaan hihihihi…
Nah gara-gara ini gue pengen jadi diplomat. Profesi keren yang bisa ditempatin di luar negeri. Bayangkan saudara-saudara, keluar negeri !!!
Yah namanya juga anak-anak, cita-cita selalu jadi impian. Kaya gapailah cita-citamu setinggi langit, dan berusahalah karena dunia ga selebar daun kelor. Zuper sekali saudara-saudara .
Beranjak ke sma, cita-cita gue masih pengen jadi diplomat. Karena gue rasa profesi ini lebih keren dari semua cita-cita. Di sekolah abu-abu itu gue ambil jurusan ilmu alam. Ya agak nyasar sih tapi dengan masuk ilmu alam gue ngerasa lebih bermartabat hahaha…
Diplomat tiba-tiba berubah, gue mau jadi sarjana hukum. Ya pendidikan yang lagi gue ambil sekarang. Gue rasa jadi sarjana hukum itu bisa masuk kemana aja. Lo tau, dengan title S.H dan di karir gue nempatin tempat “legal officer”, gue bisa nempatin tempat mana aja. Mulai dari tempat yang “tinggi: sampe menengah hihihihihihi….
Reach your dream as you can pals hahahhahaha……

Tidak ada komentar:

Posting Komentar